Dalam episode Smart Forest Radio kali ini, kami berbincang dengan Gethin Davies, manajer proyek senior di Celtic Rainforest Wales, mengenai upaya pemulihan
hutan hujan
beriklim sedang di empat Kawasan
Konservasi
Khusus (SAC) di Wales. Gethin membahas bagaimana inisiatif ini memanfaatkan teknologi, seperti
drone
, LiDAR, kalung listrik, dan
aplikasi
INNS (Invasive Non-Native Species) Mapper, untuk memantau dan mengelola habitat-habitat ini, sambil mencatat keterbatasan teknologi tersebut serta pentingnya peran manusia di lapangan. Ia menjelaskan dua jalur
pemantauan
yang saling melengkapi: penilaian sosioekonomi dan survei manfaat ekosistem. Pembicaraan tersebut juga menyinggung kegiatan keterlibatan masyarakat serta peran cerita rakyat dan bahasa Wales dalam menghubungkan masyarakat dengan
tanah
.
Pewawancara: Jennifer Gabrys dan Phoebe Hamilton Jones
Produser: Harry Murdoch
Dengarkan di Apple dan Spotify
Episode radio ini diproduksi oleh proyek Smart Forests yang didanai oleh Dewan Riset Eropa. Proyek Smart Forests dipimpin oleh Profesor Jennifer Gabrys dan bernaung di bawah Departemen Sosiologi Universitas Cambridge.
Gambar sampul: Hutan Campuran Felenrhyd dan Llennyrch, bagian dari Kawasan Konservasi Spesies (SAC) Hutan Ek dan Habitat Kelelawar Meirionnydd di Wales. Sumber: Celtic Rainforests Wales, https://celticrainforests.wales/coed-felenrhyd-llennyrch.
Materi Smart Forests Atlas bebas digunakan untuk tujuan non-komersial (dengan atribusi) di bawah lisensi CC BY-NC-SA 4.0.
Untuk mengutip episode radio ini:
Davies, Gethin, Jennifer Gabrys, and Phoebe Hamilton Jones, "Gethin Davies: Restoring the Celtic Rainforest with Community and Technology," Smart Forests Atlas (2026), https://atlas.smartforests.net/en/radio/gethin-davies. DOI: https://doi.org/10.17863/CAM.130353.