Proyek Smart Forests mencakup lima studi kasus di
Chili
,
Indonesia
,
Belanda
,
India
, dan
Skotlandia
, yang dikembangkan bersama dengan masyarakat setempat melalui
sekolah lapangan
dan lokakarya.
Di Skotlandia, kami meneliti proyek-proyek
regenerasi
hutan hujan
beriklim sedang yang berorientasi pada masyarakat, yang difasilitasi oleh
drone
dan teknologi
geospasial
serta melibatkan
jaringan
dan kemitraan yang lebih luas.
Studi kasus ini menunjukkan bahwa meskipun teknologi hutan cerdas dapat memperkuat jaringan dan memperluas kapasitas, teknologi tersebut tetap hanya merupakan sarana untuk mencapai tujuan.
Partisipasi masyarakat
dan visi terpadu mengenai hutan hujan serta kehidupan masyarakat terbukti menjadi hal yang paling mendasar bagi regenerasi berkelanjutan. Sementara alat dan
platform
akses terbuka mendukung pengetahuan dan imajinasi masyarakat, teknologi
pemantauan
yang dioperasikan dari jarak jauh berisiko membatasi pengambilan keputusan lokal terkait perubahan skala
lanskap
, sehingga melemahkan daya tawar penduduk pedesaan.
Film berjudul “Regenerasi Hutan Hujan di Skotlandia: Masyarakat dan Teknologi”, yang ditayangkan di bawah ini, mengupas bagaimana
teknologi digital
memfasilitasi regenerasi hutan hujan beriklim sedang dalam empat proyek yang dipimpin oleh komunitas di Pantai Barat Skotlandia.
Anda dapat menjelajahi sumber daya tambahan mengenai studi kasus Skotlandia di Peta.